Huruf di Ranah Dharma

 “Huruf di Ranah Dharma” 


Di halaman tenang jñāna dan karma, 

Kulukis jejak dalam tinta kayu, 

Setiap langkah kekuatan yang abadi, 

Mengukir kisah dalam goresan jampi waktu. 

Jatuh bukanlah penutup, 

Tetapi kehampaan kecil sebelum pagi, 

Di mana jiwa muncul dari debu duḥkha, 

Menyusun impian dengan sutra śakti

Dalam kesunyian aku bertarung, 

Melawan bayang-bayang khayalan yang menyelimuti, 

Menyadari bahwa dharma tidak hanya sekadar istilah, 

Tetapi jalur suci yang harus saya pilih sendiri. 

Dan saat kegelapan menyelimuti dunia, 

Hadirkan sinar dari atap di dalam jiwa, 

Memperkuat, bertahan, dan terus berusaha

Karena aku adalah tulisan yang takkan hilang. 

Oleh : _One'i

Komentar